Sabtu, 2008 Desember 20

Scrub Buatan Sendiri


















Karena sifatnya yang alami dan tanpa bahan pengawet, maka buatlah ramuan scrub dalam jumlah secukupnya, agar tetap fresh dan tidak terkontaminasi. Hm, serasa melakukan perawatan di spa!

1. Wortel. Parut kasar beberapa buah wortel lalu campur dengan body lotion. Kandungan betakaroten yang cukup tinggi pada wortel bisa membantu menghilangkan noda hitam di kulit.

2. Kelapa. Parutan buah kelapa juga bisa dimanfaatkan sebagai campuran scrub tubuh. Kandungan minyak yang terdapat dalam buah kelapa akan mengatasi kondisi kulit yang kering.

3. Beras. Tumbuk segenggam beras, lalu campur dengan sedikit minyak zaitun. Campuran berbahan dasar tepung beras (Amylum oryzae) ini bermanfaat untuk menghaluskan kulit serta memperlambat efek keriput.

4. Kopi. Seduh kopi bubuk dengan air hangat. Ambil ampasnya, lalu campur dengan body lotion. Kandungan asam alami pada kopi dipercaya mampu mengencangkan dan melicinkan kulit.

5. Gula. Butiran-butiran gula pasir juga bisa dimanfaatkan untuk scrubbing. Campur dua sendok makan gula dengan buah-buahan favorit Anda (pisang, alpukat atau stroberi). Tambahkan pula dua sendok makan madu pada campuran di atas. Campuran ini akan membuat kulit lebih mulus dan bersinar.

Step by Step Scrub Tubuh
1. Lap bagian punggung, tangan dan kaki dengan handuk yang telah dibasahi dengan air hangat. Untuk menghasilkan efek relaks tambahkan beberapa tetes minyak esensial dengan aroma favorit. Anda bisa memilih aroma pepermint, lavender atau sandalwood untuk menghadirkan efek menenangkan.

2. Oleskan body scrub pada bagian punggung, bahu, tangan dan kaki. Lakukan gerakan memutar mulai dari betis ke tubuh bagian atas. Berikan perhatian ekstra pada daerah lipatan-lipatan kulit, siku dan persendian.

3. Setelah seluruh bagian tubuh melalui proses scrubbing, bilas tubuh dengan sabun mandi beraroma segar. Untuk melancarkan peredaran darah, lakukan pijat ringan mulai dari kaki hingga punggung. Gunakan minyak esensial untuk memberikan efek lembap sekaligus melembutkan kulit.

4. Bilas kembali tubuh dengan mandi berendam. Keringkan tubuh dan oleskan body lotion di seluruh permukaan kulit.

Tips :
- Bila dilakukan secara rutin, scrub tubuh akan membuat kulit tampak lebih mulus dan sehat. Proses scrubbing ini berfungsi mengelupas sel-sel kulit mati serta melancarkan peredaran darah.

- Bila bagian punggung sedang berjerawat, sebaiknya hindari melakukan scrubbing pada area yang sedang berjerawat. Gerakan memutar pada saat scrubbing justru bisa menimbulkan infeksi pada kulit.

- Body scrub sebaiknya dilakukan dua minggu sekali. Bila terlalu sering justru membuat kelembaban alami kulit berkurang.
Kompas.Com

Meja Unik Pengisi Ruang










ANDA pernah membayangkan lesung. Itu tuh alat penumbuk padi yang berfungsi memisahkan padi dengan batangnya. Nah desain meja di ruang keluarga satu ini terinspirasi dari lesung.

Dengan panjang 1m (atas), 80cm (bawah), lebar 40cm, dan tinggi 30cm meja ini menghias hunian apartemen. Dibuat dari multipleks berlapis pattern board meja nampak manis dengan warna coklat kayu. Desainnya sederhana, tetapi nampak serasi dengan ruang, apalagi terdapat hiasan taplak batik dan pot bunga dari kayu kelapa.

Kompas.Com

Hubungan Intim










Melakukan hubungan suami istri bagi pasangan suami istri (pasutri) yang ingin segera mempunyai momongan ternyata terdapat trik tersendiri. Kuncinya sering berhubungan dan selalu melakukannya dengan senang hati.

"Jangan ada paksaan," kata Prof Dr dr Wahyuning Ramelan, SPaG (Spesialis Andrologi) Brawijaya Women & Children Hospital di Jakarta, Sabtu (13/12). Menurutnya, hubungan suami istri yang dilakukan dengan terpaksa akan menyebabkan produksi sperma maupun dan sel telur menjadi tidak baik. Kalau produksinya tidak baik akan memengaruhi proses reproduksi.

Selain itu, dr Ramelan juga menyebutkan bahwa hubungan suami istri sebaiknya dilakukan secara teratur. Setidaknya, pasutri melakukan hubungan minimal 3 kali dalam seminggu atau lebih. Jika hubungan tidak dilakukan secara intensif, maka kesempatan untuk memperoleh masa subur istri menjadi berkurang. "Semakin sering semakin baik karena bisa memperoleh masa subur istri," tutur dr Ramelan.

Sementara itu, Prof Dr dr Med Ali Baziad, SPOG yang juga dari Brawijaya Women & Children Hospital mengatakan, faktor utama penyebab sulitnya memiliki momongan berasal dari perempuan. Sebabnya, besar kemungkinan produksi sel telur yang kurang baik, hormon, dan siklus masa subur perempuan yang sering kali berubah.

Di samping itu, faktor usia juga memiliki andil dalam proses reproduksi. Menurut dr Ali, semakin tua usia seseorang, maka tubuh akan semakin mengalami perubahan dan mutasi. Hal ini berarti mekanisme perbaikan dalam tubuh juga semakin berkurang dan memengaruhi tingkat kesuburan baik perempuan maupun pria.

"Semakin tua semakin sulit, dan kemungkinan risiko melahirkan anak dengan kelainan semakin besar," ujarnya. Saat ini terdapat sekitar 11-15 pasutri sulit mendapatkan anak.

Kompas.Com

Antioksidan Cegah Kemandulan










Infertilitas atau ketidaksuburan yang disebabkan oleh faktor genetik tentu sulit dicegah. Namun, kemandulan yang disebabkan oleh hal-hal di luar genetik, seperti gaya hidup dan pola makan, sangat mungkin untuk dicegah.

"Makanan biasanya ada zat oksidannya dan itu mengganggu proses reproduksi. Karena itu sebaiknya mengonsumsi makanan tambahan atau suplemen yang mengandung antioksidan," kata dokter spesialis Andrologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof Dr dr Wahyuning Ramelan, SpAnd(K) di Jakarta, Sabtu (13/12).

Kondisi emosi yang stres dan kebiasaan merokok akan memengaruhi kesehatan dan jumlah produksi sperma pun akan berkurang atau menurun. "Kalau pun kemudian punya anak maka angka kejadian cacat bawaan pada bayi yang dilahirkan meningkat dibandingkan dengan yang tidak terpapar rokok. Jadi ada baiknya mengurangi rokok," kata Wahyuning Ramelan.

Bahkan pada perempuan yang merokok atau perpapar asap rokok akan membahayakan kesehatan janin. Begitu pun pola konsumsi makanan, dianjurkan agar mengonsumsi makanan sehat dan menghindari makanan berpengawet.

Tidak hanya itu, Prof Dr dr Ali Baziad, SpOG(K) dari Brawijaya Women & Children's Hospital Jakarta mengatakan bahwa tidak hanya menghindari makanan yang mengandung oksidan dan berhenti merokok, yang harus dihindari juga adalah medan elektromagnetik.

"Contohnya medan elektromagnetik yang dipancarkan handphone. Tentu ada akibat buruknya. Saya saja bicara menggunakan handphone selama satu jam, kepala langsung pusing," kata Ali Baziad.

Untuk laki-laki, kata Wahyuning Ramelan, juga diharapkan untuk menghindari penyakit menular seksual. Penyakit ini bisa mengakibatkan infertilitas pada laki-laki karena infeksi tersebut menyumbat saluran keluar sperma, bahkan sampai merusak spermatogenesis (proses pembentukan sperma).

Radiasi pun dapat merusak spermatogenesis. Mungkin saja bisa sekadar penurunan infertilitas, tetapi dapat sampai terjadi kemandulan.

"Jadi jika ingin mendapat momongan, yang terpenting, jalani pola hidup sehat, makan makanan yang bergizi baik, hindari paparan medan elektrostatik, elektromagnetik, hindari rokok, dan silakan menambah antioksidan," tegas Wahyuning Ramelan.

Kompas.Com

Coca Cola Untuk Kontrasepsi?










KEYAKINAN bahwa coca cola bekerja sebagai pembunuh sperma (spermisida) hanyalah mitos belaka meski ada banyak yang percaya. Seorang ilmuwan, Deborah Anderson dalam sebuah artikel yang terpublikasi di British Medical Journal, Kamis menyebutkan bahwa penyemprotan (douche) Coca cola kadang-kadang digunakan di tahun 1950-an dan 1960-an di Amerika karena dipercaya kadar asam minuman ini dapat membunuh sperma.

Minuman ringan berkarbonasi yang digunakan untuk douche masih digunakan sebagai kontrasepsi usai berhubungan seks di beberapa negara miskin, ujar profesor ahli obstetrik dan ginekologi (kandungan) di Harvard Medical School.

Namun, kata Anderson, tidak ada bukti yang menyatakan bentuk kontrasepsi aneh ini bekerja efektif. Coke bukanlah spermisida yang sangat efektif. Apalagi sebelum disemprotkan, sperma yang bergerak lincah ini sudah berenang keluar menuju serviks terlebih dahulu.

Coca cola menghancurkan lapisan atas sel-sel dalam vagina dan menyebabkan para wanita penggunanya justru mudah terkena penyakit seksual menular.

Selain, tak berbahaya bagi sperma, pop soda ini justru menghilangkan bakteri baik, membuka jalan bagi masuknya jamur dan bakteri penyebab infeksi.

Eksperimen dengan teknik douche vagina lain menunjukkan peningkatan risiko peradangan pada pelvik dan munculnya kehamilan ectopic, telur yang telah dibuahi berada di luar uterus.


Kompas.Com

Taman Tropis

Aplikasi Wallpaper

Role Playing Bagi Pemula

Foto: Corbis

SETIAP pasangan sering kali menciptakan sebuah 'permainan' hebat di ranjang. Namun, tanpa persiapan matang, aksi Anda akan berakhir sia-sia.

Agar 'pertempuran' bersama pasangan menjadi bergelora, cobalah menggali sisi lain dari sensasi kenikmatan yang biasa Anda lakukan. Temukan keunikan sensual yang belum pernah Anda rasakan sebelumnya.

Kini, Anda pun bisa mengawali sebuah role playing menggoda yang belum pernah Anda praktikkan selama ini. Alhasil, 'permainan' di ranjang pun semakin seru dan menarik. Berikut ini saran dari Askmen:

Peran sebagai fotografer dan model

Pada aksi kali ini kaum hawa bisa mengambil peran bak seorang model yang selalu ingin menampilkan sisi sensual dan keindahan dari lekukan tubuhnya. Sementara itu pasangannya dengan semangat mencari sisi-sisi unik dari pribadi pasangannya yang bisa diabadikan dengan kamera. Selanjutnya, akhirilah sesi pemotretan ini dengan pertempuran panas di atas ranjang.

Untuk menciptakan 'pertempuran' yang sukses, Anda terlebih dahulu menyiapkan beberapa perlengkapan khusus, seperti kamera dan lingerie seksi warna hitam atau merah.

Peran kepala sekolah wanita dan murid

Sosok kepala sekolah selalu menjadi panutan di sekolah, terlebih bila sang kepala sekolah adalah seorang wanita. Apa jadinya jika sang kepala sekolah bercinta dengan muridnya sendiri?

Tenang saja, aksi kali ini hanya ditemukan dalam 'pertempuran' Anda bersama pasangan saat di ranjang. Agar semakin mendalami peran Anda sebagai seorang kepala sekolah, kenakanlah blazer, kacamata, dan membawa penggaris plastik. Sementara pasangan pria menggunakan seragam sekolah.

Peran sebagai dokter dan pasien

Tidak kalah menantang dengan peran fotografer dan model, kali ini peran sebagai dokter dan pasien juga bisa memacu hasrat seksual Anda di ranjang.

Seperti diketahui bahwa peran dokter dalam kehidupan sehari-hari sangat dibutuhkan, karena mereka mempunyai seribu cara untuk menyembuhkan penyakit. Kali ini tak ada salahnya Anda dan pasangan memerankan sosok dokter dan pasien, pastinya permainan semakin berwarna dan lebih indah.

Pada 'pertempuran' kali ini pria menggunakan seragam dokter dengan membawa steteskop dan wanita pun aktif layaknya pasien yang mengeluarkan keluhan yang dialami selama ini. Begitu suasana menjadi panas, Anda dan pasangan bisa melanjutkan aksi bercinta yang lebih seru lagi.
(Okezone.Com)